Sekilas Info

Kampung KB Wujud Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Hunuth Ambon

satumalukuID - Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu inovasi strategis untuk peningkatan kualitas hidup warga Desa Hunuth tepatnya di Kampung Air Tenggelam RT 03/RW 01, kecamatan Baguala Kota Ambon.

Program kampung KB sendiri merupakan implementasikan dari kegiatan prioritas pembangunan, khususnya Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KBPK), kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lainnya.

Dimana dampak dari perubahan itu ada sejak ditetapkan kampung Air Tenggelam sebagai kampung KB sejak tahun 2018 kemarin, lewat dukungam Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Demikian hal ini disampaikan Kepala Desa Hunuth, Jondri Kappuw kepada wartawan di Ambon, Sabtu (2/2).

Menurutnya, awalnya akses jalan masuk ke kampung Air Tenggelam sangat sulit lantaran harus melewati medan jalan yang rusak dan becek, apalagi saat musim hujan meskipun dengan menggunakan transpotask ojek.

Untuk itu, dengan upaya pemerintah desa Hunuth membuka akses jalan baru atas partisipasi warga setempat merelekan tanahnya untuk membangun jalan baru, sehingga akse menuju kampung Air Tenggelam sudah bisa menggunakan kendaraan roda empat dengan aman dan lancar.

Bahkan dengan adanya bantuan dari Pemerintah melalui Dinas PUPR dan Pertanian, mengingat latar belakang warga Kampung Air Tenggelam bercocok tanam, kini kondisi ekonomi warga semakin hari semakin membaik.

"Kedepan kami akan membangun salah satu kawasan Wisata Agro Pertanian, sehingga disitu nanti kami akan kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sebab kalau.musim panas sangat kesulitan air, tetapi bersyukur Dinas Pertanian sudah membangun bak penampung air serta juga ada bantuan lain seperti traktor untuk kelompok-kelompok tani," tandas Kappuw.

Bahkan setelah dipilihnya kampung Air Tenggelam sebagai kampung KB pola pikir warga setempat sudah semakin luas dari sebelumnya kurang tersentuh sehingga terkesan sangat kumuh.

"Pengalaman saya dulu, ketika di undang bersama Sekda menerima BKKBN Award di Kalimantan dan melihat salah satu kampung KB disana, kampung yang tadinya sangat kumuh, lewat program kampung KB, kampung tersebut kini sudah sangat maju dan berkembang," ungkap Kappuw.

Untuk itu dengan ditetapkan Kampung Air Tenggelam sebagai kampung KB, kini roda perekonomiannya sudah sangat baik, lantaran akses jalannya sudah sangat baik sehingga aktifitas masyarakat untuk menjual hasil pertanian setiap hari berjalan dengan lancar yang sebelumnya harus ditempuh dengan jalan kaki sejauh 1KM.

"Memang ada instansi-instansi lain sehingga kami telah usulkan adanya lampu-lampu jalan yang harus dipasang di jalan-jalan utama, karena memang akses dari desa induk ke kampung Air Tenggelam kalau malam itu sangat gelap sekali dan itu jaraknya ada sekitar 2 km lebih," ujar Kappuw. (SM-10).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!