Sekilas Info

PLN M2U Akan Kembali Jalankan Program Listrik Desa Jangkau Pelosok di Maluku

Kantor wilayah PLN Maluku dan Maluku Utara

satumalukuID - Kendati belum dipastikan berapa banyak desa yang dilistriki, namun di tahun 2019 PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (M2U) akan kembali programkan listrik desa jangkau pelosok.

"Kami diberikan target lagi di 2019, untuk percepatan desa-desa yang belum teraliri listrik , sesuai dengan komitmen Presiden RI Joko Widodo di semua pelosok desa sudah harus dialiri listrik," ujar Manager Komunikasi PLN Unit Indik M2U Ramli Malawat pada Suara Maluku di ruang kerjanya., Rabu (30/1)

Namun yang menjadi permasalahan khususnya di Maluku terkendala kondisi geografis, sehingga ini merupakan tantangan yang paling berat bagi PLN mempercepat program listrik desa, baik itu persoalan cuaca yang cukup ekstrim dan gelombang laut, sehingga agak kesulitan dalam mengangkut material PLN.

Menurutnya, dengan kondisi geografis Maluku yang demikian, maka PLN Unit Induk M2U kembali diberikan target ditahun 2019 untuk bisa melistriki desa-desa di Maluku yang belum tersentuh listrik.

Disinggung berapa banyak desa dan pasang gratis yang akan diprogramkan PLN di tahun 2019, kata Malawat, untuk saat ini dirinya belum bisa menjelaskan, setelah ada hasil rapat kerja (raker) PLN yang direncanakan akan berlangsung pada Febuari, baru bisa ditetapkan wilayah mana-mana saja jadi program listrik desa.

Akan tetapi dalam hal harus ada dukungan dari berbagai pihak agar percepatan program listrik desa dapat berjalan dengan lancar sesuai target yang ditentukan.

"Kalau umpamanya target itu, kan perjalanan Januari sampai Desember, apalagi Febuari-Maret ini ada tahun baru China pasti saat ini ada musim ombak di bagian tenggara sana, sehingga empat bulan ini saja masalah cuaca, ombak segala macam, otomatis kapal tidak bisa lewat, jadi pasti target tidak bisa tercapai," jelasnya.

Dia mencontohkan, di wilayah provinsi Papua untuk pengangkutan material, PLN menggunakan helikopter, akibat kondisi geografis juga, karena kejar percepatan target.

Untuk percepat program listrik desa dapat mencapai target, jika kondisi alam yang mendukung jika sebaliknya pekerjaan pasti akan terlambat, sehingga bisa berdampak pada pencapaian target.

"Untuk target 2019, Insyah Allah kita akan upayakan agar daerah-daerah yang sesuai rencana dapat terealisasi dengan baik, sehingga mudah-mudahan dalam perjalanan ini didukung dengan kondisi alam," harapnya. (SM-10).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!