Sekilas Info

Hasil Tes Urine Negatif Narkoba, Terpidana yang Sempat Ditahan BNNP Dibalikkan ke Rutan Ambon

Foto ilustrasi di Rutan Ambon

satumalukuID - Gerald Tomatala, bandar narkotika belum lama ini dikembalikan ke Rutan Ambon lantaran tidak terbukti mengantongi sabu. Sebelumnya, Gerald yang pernah dipenjara terkait kasus TPPU kembali diciduk bersama Rivaldi oleh anggota Lapas Kelas II A karena diduga menjual sabu dalam tahanan.

Dan oleh pihak Rutan menyerahkan kedua tahanan tersebut ke BNNP Maluku untuk diproses lanjut sesuai hukum yang berlaku.

"Kami kembalikan Gerald karena tidak temukan bukti bahkan hasil urine yang bersangkutan juga negatif," kata Kepala BNNP Brigjen Pol Aris Purnomo kepada Suara Maluku melalui telpon selularnya, kemarin.

Purnomo menjelaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yakni anggota Lapas, bahkan atas kedua tahanan tersebut. Dimana, berdasarkan pengakuan Rivaldi, dirinya mendapat sabu dari seseorang dengan inisial R dengan cara lempar dari balik tembok, tukar menukar.

Dia menegaskan, akan terus usut hingga tuntas dan jika ada terbukti keterlibatan pegawai Lapas maka dirinya juga tidak segan untuk menghukum sesuai hukum yang berlaku.

"Kita akan korek terus dan siapa saja terlibat termasuk pegawai.lapas akan kita proses," tegasnya

Dia menambahkan, berkas kasus ini masih belum lengkap (P21) sehingga masih menunggu kelengkapan berkas untuk selanjutnya diserahkan ke jaksa guna ditindaklanjuti.

Seperti diketahui, BNNP menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 16 juta, bong dan 2 paket sabu serta beberapa buah HP.

Kakanwil Hukum dan HAM Maluku Tholib, mengatakan, berkaitan dengan pengawasan dari pihak Lapas Kelas II Ambon, mengenai beberapa kasus penyeludupan narkoba ke dalam Lapas, ia mengungkapkan untuk setiap kasus narkoba di Lapas Kelas II A Ambon, pihak Kemenkum HAM Maluku masih melakukan pendalaman terhadap setiap informasi peredaran narkoba di dalam Lapas.

“Untuk mengevaluasi setiap informasi mengenai adanya peredaran Narkoba di Lapas Kelas II A Ambon, masih didalami kejadiannya seperti apa. Bila memang ada kejadian seperti gitu sudah pasti akan di tindak tegas.

Saya juga akan mengambil langkah-langkah yang baik dengan berkoordinasi bersama pihak BNNP Maluku dan Polda Maluku, dalam menuntaskan peredaran narkoba di dalam Lapas,” tegasnya.

Diakui, masuknya narkoba di dalam Lapas Kelas II A Ambon, dilakukan oleh para tahanan Lapas dengan seribu macam cara dengan sejuta modus untuk mendapat narkoba baik yang di masukan lewat luar Lapas maupun dari dalam. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!