Sekilas Info

Pemkot Ambon Mulai Terbitkan Kartu Identitas Anak, Orang Tua Diimbau Daftarkan Anak di Bawah 17 Tahun

Ilustrasi Kartu Identitas Anak

satumalukuID - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkot Ambon mengimbau orang tua untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA).

"KIA sudah mulai diterbitkan, karena itu kita mengimbau seluruh warga yang mempunyai anak dibawah usia 17 tahun untuk segera melakukan pengurusan KIA sebagai identitas anak pengganti KTP," kata Kepala Dispendukcapil Pemkot Ambone, Marsella Haurissa, di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, program penerbitan KIA sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 02 Tahun 2016, sebagai upaya untuk mendata penduduk sejak lahir sampai nanti waktunya berkewajiban memiliki kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP).

Pengurusan KIA dilakukan bagi anak yang telah miliki akta kelahiran yakni usia 0-5 tahun, sedangkan anak usia 5 hingga mendekati 17 tahun menggunakan foto seperti KTP anak.

Orang tua yang memiliki anak dibawah usia 17 tahun dapat melakukan pengurusan dengan membawa kelengkapan administrasi kartu keluarga dan akte kelahiran anak.

"Untuk anak usia dibawah usia 5 tahun tidak perlu melakukan foto atau perekaman data, tetapi cukup membawa CD yang berisi foto anak, selanjutnya kita akan menerbitkan KIA pengganti KTP," ujar Marsella.

Dia menjelaskan, tugas negara adalah memberikan identitas kepada seluruh penduduknya, termasuk anak-anak. Penerbitan KIA sebagai perwujudan kehadiran negara dalam kualitas pelayanan publik.

"Dengan penerbitan KIA selain sebagai pengenal juga dapat menjadikan anak bisa mengakses pelayanan publik secara mandiri," katanya.

Ia mengemukakan, tahap awal pihaknya telah menerima 18 ribu blanko KIA, mesin dan blanko, di mana telah melakukan pencetakan.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan guna proses penerbitan KIA yakni rehabilitasi bangunan kantor Disdukcapil, penyiapan fasilitas komputer, serta penambahan tenaga operator.

"Berbagai persiapan dilakukan untuk mendukung penerbitan KIA. Terpenting adalah penyiapan tenaga operator serta fasilitas komputer untuk mendukung proses penerbitan KIA," tandas Marsella. (Penina Fiolana Mayaut/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!