Sekilas Info

Target Tim Jokowi-Ma’ruf Amin di Maluku Rebut 75 Persen Suara

Foto ilustrasi

satumalukuID - Kendati proses pemilihan presiden-wakil presiden baru akan dilaksanakan secara serentak pada 17 April 2019 mendatang, namun tim pemenang pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Maluku memiliki target meraih suara mencapai 75 persen.

"Tim kampanye daerah dari koalisi Indonesia kerja mengadakan rapat konsulidasi lanjutan dalam rangka untuk memenangkan paslon Jokowi dan Ma'Aruf Amin, jadi target kemenangan kita untuk Maluku diantara 60-70 persen, tapi target optimis kita sekitar 75 persen," ungkap Sekretaris Tim Pemenang Maluku, Edwin Huwae usai menghadiri rapat Tim Kerja Daerah (TKD) dalam rangka sinergi kerja pemenag Pilpres di Hotel Pacifik, Senin (21/1/2019).

Dikatakan, alasan tim menargetkan 75 persen lantaran jumlah pemilih di Maluku sedikit, sehingga jika mengalami kemenangan suara, itu baru di angka ratusan ribu dari jumlah pemilih Maluku sebanyak kurang lebih 1 juta, dibandingkan daerah lain yang jumlah sudah diatas 2 jutaan pemilih.

Oleh karena itu, kata Huwae, tim pemenang di Maluku akan tetap mengejar target optimis kemenangan dari sisi persentase, sehingga target optimis pancapaiannya tetap 75 persen dan realitisnya bisa mencapai 60-70 persen.

Target tersebut tetap bisa akan dicapai, jika tim secara bersama-sama diantara sembilan partai koalisi dan seluruh perangkat partai termasuk kader yang saat ini berada di legislatif maupun kepala daerah.

Menurutnya, diantara sembilan partai koalisi Indonesia kerja, memiliki banyak terwakilan yang duduk sebagai kepala daerah sehingga tentu mereka semua berada dalam semangat kerja untuk memenangkan paslon Jokowi-Ma'Aruf Amin di Pilpres nanti.

Menyinggung soal rapat tertutup dengan Wakil Gubernur Maluku Dr. Zeth Sahuburua, selaku penasehat tim pemenang kata Huwae, bahwa dalam rapat Sahubarua hanya mengarahkan tim agar tetap melakukan berbagai persiapan tentang kerja tim kedepan agar lebih semangat.

"Ada beberapa poin yang sempat saya catat, soal persentase yang harus menang besar, terus soal konsulidasi internal dan eksternal, tanggungjawab wilayah masing-masing termasuk hal teknik lainnya yang tidak bisa saya jelaskan," ungkap Huwae.

Alasan lain dari pencapaian target optimis 75 persen kemenangan, jika Jokowi terpilih kembali sebagai Presiden maka salah satu dari putra terbaik Maluku harus bisa menjadi menteri.

"Itu salah satu niat politik kami sebagai anak Maluku dan bagian dari tim pemenang Jokowi-Ma'Aruf Amin yang akan mengusulkan agar salah satu anggota kabinetnya harus satu dari orang Maluku, sehingga targetnya harus dicapai," ungkapnya.­ (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!