Sekilas Info

Lantamal Ambon Peringati Pertempuran di Laut Arafura

Personil Lantamal Ambon menggelar upacara untuk memeringati Hari Dharma Samudera, di Ambon, Selasa (15/1). Upacara tersebut untuk memeringati peristiwa pertempuran di laut Arafura untuk mempertahankan Irian Barat melalui operasi Trikora yang menyebabkan tenggelamnya KRI Matjan Tutul yang dikomandani Komodor Yos Sudarso pada 15 Januari 1962. (Jimmy Ayal)

satumalukuID- Jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon, Selasa menggelar upacara memperingati Hari Dharma Samudera yakni mengenang pertempuran di Laut Arafura, Provinsi Maluku pada 15 Januari 1962.

Upacara yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Lantamal Ambon itu dipimpin Asisten Intelijen Komandan Lantamal Ambon, Kolonel Laut (KH) Yus Harianto dengan komandan upacara Danpomal Lantamal, Letkol Laut (PM) Candra Hermawan.

"Peringatan pertempuran di laut Arafura ini sangat penting artinya, selain sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus menjadi peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia," kata Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dalam sambutan tertulis dibacakan Assintel Danlantamal Ambon, Yus Harianto.

Peristiwa di Laut Arafuru pada 57 tahun silam, mengingatkan seluruh anak bangsa terhadap perjuangan Komodor Yos Sudarso bersama 25 anak buah kapal (ABK) kapal perang Angkatan Laut RI Matjan Tutul yang tenggelam dan gugur sebagai "kusuma" bangsa.

Pertempuran laut Arafura merupakan dampak dari konfrontasi Indonesia-Belanda akibat sengketa Irian Barat. Pertempuran ini merupakan bagian dari Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) yang diumumkan Presiden Soekarno oleh Bung Karno di Yogyakarta pada 19 Desember 1961.

Pertempuran penuh semangat membela negara di Laut Arafuru telah memberikan keteladanan sejati kepada seluruh anak bangsa tentang nilai dan semangat kejuangan, yakni sikap kesatria, rela berkorban dan tak pernah gentar menghadapi musuh dalam mempertahankan wilayah dan kedaulatan NKRI.

"Oleh sebab itu nilai-nilai kejuangan tersebut harus diwarisi oleh seluruh prajurit TNI Angkatan Laut, agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan" ujar Kasal.

Kasal juga mengingatkan seluruh jajaran TNI-AL untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan, patriotisme dan kepahlawanan serta keteladanan yang telah diwariskan para pejuang dalam upaya mewujudkan profesionalisme TNI-AL, modern serta berkemampuan proyeksi regional dan berkomitmen global.

Peringatan tersebut dihadiri pejabat Lantamal Ambon diantaranya Asisten Logistik, Kolonel Laut (T) Aliyanto, Asisten Personel, Letkol Laut (S) Dede Suhendrawan dan para Kadis, Kasatker Lantamal, personel militer Lantamal dan Batalyon Marinir Pertahanan Lantamal (Yonmarhanlan) IX dan PNS Lantamal Ambon.

Selain melaksanakan upacara bendera untuk mengenang pertempuran Laut Arafuru, Lantamal IX juga akan menggelar doa bersama dan pemutaran film Mengenang Pertempuran Laut Arafuru 15 Januari 1962 di Gedung Dr. J. Leimena Lantamal Ambon. (jimmy ayal/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!