Sekilas Info

Tahun 2018, Santunan 10,8 Miliar Rupiah Diserahkan Jasa Raharja pada Korban Laka Lantas di Maluku

satumalukuID -  PT Jasa Raharja (persero) cabang Maluku selama 2018 telah menyerahkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp10,5 miliar.

"Kita selama 2018 telah menyerahkan santunan sebesar Rp10,5 miliar, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 2017 dalam periode yang sama sebesar Rp2,7 miliar atau 34,84 persen," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, M. Iqbal Hasanuddin, Rabu (9/1/2019).

Menurut dia, kenaikan jumlah santunan bukan disebabkan jumlah korban yang meningkat tetapi kebijakan pemerintah untuk menaikan nilai santunan sejak 1 Juni 2017.

Kebijakan kenaikan nilai santunan sebesar 100 persen yakni untuk korban meninggal dunia awalnya Rp25 juta meningkat menjadi Rp50 juta, korban luka-luka sebelumnya Rp10 juta menjadi Rp20 juta.

"Sebenarnya pada 2018 jumlah korban laka lantas mengalami penurunan, tetapi pembayaran santunan meningkat dikarenakan kebijakan pemerintah untuk menaikan nilainya," ujar Iqbal.

Dia menyatakan, selama periode PAM Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 terhitung 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 pihaknya juga telah menyerahkan santunan sebesar Rp257 juta dibandingkan 2018 jumlah hak santunan yang diserahkan Rp280 juta.

"Santunan tersebut mengalami penurunan sebesar Rp22,9 juta atau 8,88 persen. Hal ini dikarenakan jumlah korban kecelakaan berdasarkan data Kepolisian mengalami penurunan," ujarnya.

Pihaknya juga telah menyalurkan program Kemitraan dan Bantuan Bina Lingkungan (PKBL) kepada masyarakat di Provinsi Maluku.

Pada 2018 total pinjaman program kemitraan yang telah disalurkan sebesar Rp530 juta, sedangkan Bantuan Bina Lingkungan disalurkan Rp238 juta, dalam bentuk bantuan sarana pendidikan, ibadah, dan peningkatan kesehatan

"Kami berharap seluruh masyarakat yang hendak bepergian bertemu keluarga,dapat menjaga ketertiban berlalu lintas, mematuhi rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan sehingga kecelakaan dapat kita hindarkan," tandas Iqbal. (penina f mayaut/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!