Sekilas Info

Sampai 7 Hari Korban Tak Ditemukan, Tim SAR Ambon Hentikan Pencarian Nelayan di Perairan Oma

satumalukuID - Upaya pencarian dan penyelamatan yang dilakukan petugas SAR Ambon terhadap Parman Tuasamu (40), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Oma, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah sejak 17 Desember 2018, telah dihentikan.

"Sesuai hasil evaluasi dan koordinasi pada hari ketujuh pencarian tidak lagi efektif, namun kami melakukan pemapelan dan berkoordinasi terkait korban," kata Kepala Kantor Basarnas setempat, Muslimin di Ambon, Minggu.

Menurut dia, apabila ada informasi terbaru maka Basarnas kembali akan melakukan aksi, namun sementara ini dilakukan pemapelan dan koordinasi melalui komunikasi ke instansi terkait.

Apalagi korban sudah hilang lebih dari satu minggu di laut sehingga sesuai ketentuan yang berlaku, regu penyelamat melakukan upaya pencarian dan penyelamatan selama tujuh hari.

Parman dilaporkan hilang oleh isterinya Murni Maatita sehingga Kantor Basarnas Ambon mengerahkan regu penyelamat sejak 18 Desember 2018.

Saat itu istri korban melaporkan kalau suaminya Parman pergi melaut menggunakan long boat dari Desa Tial (pasir panjang), Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah menuju sekitar perairan Desa Oma.

Namun korban belum kembali ke rumah dan berdasarkan keterangan teman korban yg sebelumnya memancing ikan bersama korban bahwa pada (17/12) sekitar pukul 11.00 WIT di lokasi mancing terjadi cuaca buruk sehingga teman korban kembali lebih awal.

Kemudian sekitar pukul 14.00 WIT, long boat korban ditemukan oleh nelayan Desa Aboru (Pulau Haruku) Kabupaten Maluku Tengah di perairan Desa Oma, namun korban tidak berada di long boat. (Daniel leonard/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!