Sekilas Info

LAGU ROHANI

Api Injil Tarus Manyala, Lagu yang Melegenda di Komunitas Kristen Maluku

https://www.youtube.com/watch?v=-kMrKi1T3p4

“La biar api injil terus manyala
Oh... manyala di katong pung hati
La biar akang pung cahaya
Sio tapancar t'rus la dari ambon
Dari dolo....
Sampe Tuhan Yesus bale kombali”

Lirik di atas merupakan bagian refrein dari lagu rohani Ambon “Api Injil Tarus Manyala”. Lagu ciptaan Pendeta Joppie Hattu ini begitu melegenda di kalangan komunitas Kristen Maluku.

Sang pencipta Pendeta Joppie Hattu, saat ini, diketahui lebih sering melakukan pelayanan di berbagai gereja bersama istrinya yang juga seorang pendeta yakni Talita Doodoh. Di setiap pelayanan, terlebih bila anggota komunitasnya kebanyakan beretnis Maluku, maka pasangan pelayan itu pasti akan membawakan lagu tersebut.

Ya memang, di setiap momentum yang menghadirkan orang-orang Kristen Maluku, lagu ini pasti menjadi semacam “lagu wajib” yang dinyanyikan. Tak hanya bagi orang Maluku yang bernaung di bawah denominasi Gereja Protestan Maluku (GPM), tetapi juga semua denominasi gereja dimanapun berada. Terlebih jika banyak masyarakat Kristen Maluku yang menjadi jemaatnya.

Di lingkungan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) yang melayani orang-orang Kristen di Jawa, Sumatera dan Kalimantan, misalnya. Setiap tahun selalu digelar kebaktian bertema etnis. Saat giliran etnis Maluku, sudah bisa dipastikan lagu Api Injil Tarus Manyala akan dinyanyikan sebagai lagu pembuka.

Tapi tak hanya di Maluku dan wilayah lain di Indonesia. Lagu Api Injil Tarus Manyala juga menembus belahan dunia lain seperti Belanda, Australia, Hongkong maupun Amerika Serikat, dimana komunitas orang Maluku tinggal dan bergereja.

Selain liriknya memang memberi kekuatan untuk terus menyalakan injil di dalam diri sendiri, lagu ini juga mengandung pesan kesaksian dari era datuk-datuk di Maluku.

Bagi orang Maluku, kata-katanya sangat mudah dicerna dan dijadikan kekuatan menapaki kehidupan sampai kapanpun.

Menariknya, lagu ini juga sudah di-cover dalam Bahasa Manado dan dinyanyikan orang-orang Kristen Manado dalam beberapa kegiatan.

Makanya, tak salah jika pada momentum Natal kali ini, kita menonton dan mendengarkan lagu ini yang digarap sebagai cover oleh sejumlah anak Maluku...

Penulis: Petra Josua
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!