Sekilas Info

Jelang Natal, Sopi Ribuan Liter Dimusnahkan; Di Ambon 4.225 Liter dan Langgur 2.300 Liter

Polres Maluku Tenggara musnahkan 2.300 liter sopi.(foto: Siprianus Yanyaan/ant)

satumalukuID - Pada hari yang sama, yakni Jumat (21/12/2018), di dua tempat berbeda, yakni di Kota Ambon dan Langgur (Kabupaten Maluku Tenggara), aparat kepolisian melakukan pemusnahan terhadap 6.525 liter minuman keras tradisional Maluku Sopi. Rinciannya, 4.225 liter di Kota Ambon dan 2.300 liter di Langgur.

"Pemusnahan ini menunjukkan ketidaksetujuan dengan keberadaan minuman keras karena mengganggu kamtibmas," tegas Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa.

Menurut Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa, pemusnahan sopi dilakukan karena sebagian besar kejahatan yang terjadi di tengah masyarakat berawal dari mengonsumsi minuman yang memabukkan itu.

Di Ambon, acara pemusnahan dihadiri Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, Wagub Maluku Zeth Sahubrua, Danlantamal IX Laksamana Pertama TNI A. Simatupang, dan Kepala Basarnas Ambon Muslimin.

Pemusnahan minuman keras itu ditandai dengan penyiraman sopi ke dalam lubang yang telah digali. Selanjutnya, penandatanganan berita acara pemusnahan.

Sementara hasil pantauan Antara, di Maluku Tenggara pemusnahan sopi dilakukan di Mapolres Malra dengan cara ditumpahkan ke dalam saluran pembuangan.

Ribuan liter sopi yang dimusnahkan tersebut adalah hasil operasi rutin jajaran kepolisian Polda Maluku dan Polres Maluku Tenggara.

Minuman keras tradisional yang masuk dan beredar di pasaran selain Kota Ambon, jelas Kapolda, kebanyakan berasal dari kabupaten/kota lainnya di Maluku, seperti Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Tenggara Barat, dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Sementara itu, Wagub Zeth Sahubrua memandang penting pemberantasan minuman keras demi menjaga generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa pada masa mendatang. (mg-01/daniel leonard/jimmy ayal/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!