Sekilas Info

Jelang Natal, Penumpang Perahu Cepat Tulehu-Haria Resahkan Kenaikan Tarif

Pelabuhan penyeberangan tradisonal Negeri Tuleh, Pulau Ambon. (foto: antara)

satumalukuID - Penumpang perahu cepat (speedboat) trayek Tulehu, pulau Ambon - Haria, Pulau Saparua, kabupaten Maluku Tengah, meresahkan tarif yang dinaikkan memanfaatkan mudik merayakan Natal 2018.

Salah seorang penumpang, Arnold Sopacua yang dihubungi melalui ponsel dari Saprua, Jumat, mengatakan, kaget ketika ditagih tarif Rp60 ribu per orang dari sebelumnya Rp50 ribu per orang.

"Saya tanya kenapa tarif perahu cepat naik dan diberi penjelasan oleh nahkoda bahwa bahan bakar minyak (BBM) susah diperoleh," ujarnya.

Padahal, pangkalan perahu cepat itu jaraknya hanya sekitar 100 meter dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di desa Tulehu.

Arnold mengemukakan, saat mengisi nama di daftar penumpang juga membayar Rp3000 di loket kepada petugas perhubungan.

''Bayarnya saat perahu cepat telah berlayar sekitar 30 menit dari Tulehu sehingga membuat kaget penumpang yang mengetahui tarifnya sebenarnya hanya Rp50 ribu per orang," katanya.

Karena itu, dia mengimbau perlunya penertiban tarif sehingga mengantisipasi perselisihan penumpang dan nahkoda maupun anak buahnya.

"Jangan memanfaatkan tingginya arus mudik Natal dengan menaikkan tarif karena bisa mengakibatkan perselisihan yang sebenarnya tidak perlu sekiranya petugas pelabuhan juga intensif memantau," tandas Arnold.

Dia mengakui, terpaksa naik perahu cepat karena penumpang yang memanfaatkan jasa kapal cepat pelabuhan Tulehu - Haria membludak karena adanya mudik gratif dari Pemprov Maluku.

"Saya masih berumur 16 tahun sehingga tidak bisa memanfaatkan program mudik gratis karena penumpang harus menunjukkan KTP," ujar Arnold. (alex sariwating/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!