Sekilas Info

Kakanwil Kemenag Kukuhkan Pengurus LPTG Budha Maluku

satumalukuID - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad SPd MPd mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tripitaka Gartha (LPTG) Budha priode 2018/2023.

Pengukuhan yang dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dan pemasangan pin LPTG oleh Kakanwil Kemenag Maluku ini berlangsung di Budha Center Gunung Nona, Senin (17/12).

Pembimas Budha Kanwil Kemenag Maluku Sahryono dalam laporannya mengatakan, LPTG memiliki peranan penting dan strategis di kalangan umat Budha Indonesia yang salah satunya untuk penyelenggara event nasional swayamvara tripitaka gatha (STG).

STG telah telah diselenggarakan beberapa kali berskala nasional dengan tujuan untuk meningkatkan keyakinan dan ketaqwaan (saddha dan bhakti) meningkatkan pemahaman, penghayatan dari pengalaman nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tripitaka.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menag no 60 tahun 2016 tentang LPTG pusat yang mengamanatkan setiap provinisi harus membentuk pengurus lembaga pengembangan.

Dimana salah satu tugas penting dan mendesak yang harus dilaksanakan LPTG provinsi Maluku adalah melaksanakan seleksi dan pembinaan Swayamvara Tripitaka Gatha tingkat provinsi Maluku tahun 2019, yaitu untuk menghadapi kegiatan STG tingkat nasional tahun 2020 yang direncanakan di Kalimantan Barat.

Kakanwil Kemenag dalam arahannya mengatakan, pelantikan pengurus lembaga pengembangan patut diberi apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari berbagai majelis agama Budha. "Lembaga ini hadir untuk mencerdaskan masyarakat, lembaga ini hadir untuk mengembangkan tripitaka," ungkapnya­.

Dia berharap LPTG Maluku harus menjadi salah satu instrumen dalam mengembangkan kitab suci Agama Budha. LPTG dapat hadir sebagai wadah kebersamaan dan tidak hanya bersifat interen umat Budha tapi juga agama lain. Selain itu LPTG juga diharapkan sebagai lembaga pengabdian bangsa dan negara.

Kepada pengurus LPTG yang baru dilantil Musaad juga meminta agar pengabdianya dapat menjadi catatan amal ibdah disisi Tuhan Yang Maha Esa, dengan visi dan misi serta semangat yang baru.

LPTG juga harus bisa sebagai organisasi independen yang profesional dan bertanggungjawab. Untuk itu dapat melakukan redefinisi, reposisi dan restrategi untuk perubahan yang lebih baik.

"LPTG lahir juga untuk memberikan pembobotan terhadap penyelenggaraan Swayamvara Tripitaka Gatha, baik di tingkat Kabupaten/kota maupun provinsi hingga tingkat nasional," ujarnya.

Untuk itu, pemahaman, penghayatan dan pengamalan kitab suci diharapkan dapat menjadi rujukan nilai dan inspirasi mewujudkan keharmonisan dan kedamaian.

"Umat Budha dan Umat lain harus bisa menjadi benteng kerukunan agar terwujudnya masyarakat yang aman, damai, bersatu, adil, makmur, sejahtera dalam bingkai-bingkai nilai agama" pinta Musaad.

Hadir dalam menyaksikan pengukuhan, Ketua Walubi Maluku dan pejabat eselon III Kanwil Kemenag Maluku dan umat Budha Kota Ambon. (SM-10).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!