Sekilas Info

Setelah Bahasa Ambon, Kemenag Luncurkan Terjemahan Al Quran Bahasa Aceh, Bugis dan Madura

Menag menyerahkan Alquran terjemah bahasa daerah Aceh, Bugis, dan Madura kepada masing-masing perwakilan ketiga daerah tersebut di Jakarta, Kamis (13/12/2018). foto:furqo

satumalukuID - Kementerian Agama kembalimeluncurkan terjemahan Al Quran bahasa daerah, yaitu Aceh, Bugis dan Madura sehingga total terbitan terdapat 16 transliterasi lokal.  Sebelumnya, pada 20 Desember 2017, KementerianAgama telah meluncurkan terjemahan Al Quran dalam Bahasa Melayu Ambon, Bali danBahasa Banjar.

"Saya bersyukur lektur dari organisasiKemenag telah berhasil kembali meluncurkan tiga bahasa, yaitu Aceh, Bugis danMadura," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Dia mengatakan terdapat tiga hal penting terkait terjemahan Al Quran dengan bahasa daerah, yaitu pertama membumikan kitab suci umat Islam itu di Indonesia, salah satunya dengan upaya transliterasi. Kedua, penerjemahan Al Quran ke bahasa daerah itu sejalan dengan usaha melestarikan kearifan lokal.

Dalam upaya untuk pelestarian bahasa daerah itu melalui proses yang tidak sederhana. Lukman mengatakan perlu berbagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah sekaligus mendekatkan nilai-nilai Al Quran dengan kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia yang sejak dulu dikenal kereligiusannya.

Ketiga, dengan terjemahkan bahasa daerah tersebut juga melestarikan budaya agamis Indonesia.  "Penerjemahan ke bahasa daerah dan budaya bangsa ini memiliki urgensi dan relevansi kitamenghadapi kehidupan yang dinamis," kata dia.

Kepala Balitbang Diklat Kemenag Abdurrahman Mas'udmengatakan penerjemahan Al Quran kepada tiga bahasa daerah itu dimulai pada2017 bekerja sama dengan UIN Ar Raniry Banda Aceh (Bahasa Aceh), UIN Alauddin Makassar (Bahasa Bugis) dan IAIN Madura (Bahasa Madura).

Menurut dia, pemilihan tiga bahasa itu karena faktor ketepatan waktu hingga hari peluncuran. Terdapat bahasa-bahasa daerah lain yang saat ini terus diterjemahkan, seperti Bahasa Sunda dan Palembang yang ditargetkan selesai tahun depan.

Berikut ini16 terjemahan Al Quran bahasa daerah yang sudah diluncurkan Kemenag,diantaranya Banyumasan, Sasak, Makasar, Kaili, Minang, Dayak Kanayant, BatakAngkola, Toraja, Bolaang Mongondow, Bahasa Bali, Bahasa Ambon, BahasaBanjar,Bahasa Osing, Bahasa Aceh, Bahasa Madura dan Bahasa Bugis. (*/anom prihantono/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!