Sekilas Info

Polsek Salahutu Ringkus Sindikat Pencurian Kabel Tower Telkomsel di Pulau Ambon

satumaluku.id- Polisi Sektor Salahutu berhasil membongkar sindikat pencurian kabel tower Telkomsel di Pulau Ambon. Semua ini berawal dari penangkapan salah satu pelaku pencurian bernama Samkaido alias Ege, pada Minggu (11/11) sekitar pukul 23.00 WIT. Kemudian, polisi menangkap dua pelaku lain dan menyita barang bukti pencurian dari tempat penjual besi tua berinisial Hj.H di depan Maluku City Mall (MCM).

Kapolsek Salahutu, AKP Izhak Risambessy, dalam rilisnya yang diterima menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan terhadap kasus pencurian kebel tower telkomsel, Polsek Salahutu telah mengamankan seorang pelaku pencurian bernama Samkaido Ege.

“Saat diperiksa dan di inetrogasi oleh Unit Reskrim Polsek Salahutu, pelaku mengakui sebelumnya telah melakukan pencurian kabel tower telkomsel yang berada di lokasi Dusun jembatan dua Negeri Suli, di lokasi Darusallam Negeri Tulehu, serta pencurian kabel 4 tower milik Polda Maluku yang ada di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah,” tutur Risambessy.

Terhadap kabel 4 tower milik Polda Maluku yang berada di Negeri Liang, pelaku melakukannya bersama 4 orang rekan berinisial MT, LR, AS dan RN.

“Dari ke-4 nama pelaku lainnya yang disebutkan turut membantu pelaku Samkaido, melakukan pencurian kabel tower Polda Maluku, dua pelaku sudah diamankan di rutan Mapolsek Salahutu masing-masing MT dan LR. Sedangkan untuk pelaku AS dan RN masih melarikan diri dan dalam pencaharian anggota Reskrim Polsek Salahutu,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Malra itu.

Dikatakannya, Polsek Salahutu berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 28 lempengan tembaga yang sudah di bakar dan ditumbuk seberat 8 kilogram. Barang bukti tersebut disita oleh Polsek Salahutu dari tempat penjual besi tua berinisial Hj.H di depan Maluku City Mall (MCM) bersama satu buah tang.

baca juga: Jembatan Merah Putih Terancam, Baut dan Besi Penyangga Marak Dicuri

Modus operandi para pelaku melakukan pencurian kabel telkomsel, dengan cara memanjat pagar tower telkomsel kemudian, pelaku Samkaido memanjat tower dan memotong kabel tembaga menggunakan sebilah parang. "Setelah berhasil memotong kabel tembaga dari tower, kabel tersebut kemudian ditarik oleh pelaku lainnnya dan menggulung kabel tersebut untuk dibawa dan nantinya akan dibakar kemudian ditumbuk untuk dijual di tempat besi tua,” kata dia.

Dari kejadian tersebut kata Risambessy, pihak PT Telkomsel mengalami kerugian sebesar Rp 180 juta. Sedangkan dari hasil penjualan kabel yang di curi oleh para pelaku dijual dan hasilnya dibagi masing masing orang mendapat kan Rp 1,1 juta.

Diketahui sebelumnya, kasus pencurian kabel tower milik Telkomsel, di Kecamatan Salahutu ini, dibongkar oleh Polsek Salahutu bersama beberapa orang karyawan Telkomsel, yang berhasil menggeledah dan melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang pengusaha besi tua yang ada di Kecamatan Salahutu dan Kota Ambon.

Penggeledahan dan pemeriksaan terhadap 7 orang pengusaha besi tua yang dilakukan oleh Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Salahutu, setelah mendapat laporan dari pihak Telkomsel mengenai adanya pencurian kabel tower Telkomsel dan kabel tower XL yang ada di Salahutu. (MG-01).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!