Sekilas Info

SMK dari SBT, SBB, MTB dan MBD Ikut Rayakan HUT PGRI dan HGN ke-73 di SUPM Waiheru Ambon

satumaluku.id- Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-73 di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru Ambon penuh dengan kebersamaan, lantaran didalamnya juga terdapat siswa/siswi dari lima SMK yang berbeda.

Kelima SMK tersebut antara lain, SMK Negeri 1 Seram Bagian Barat (SBB), SMK Negeri 1 Gorom Seram Bagian Timur (SBT), SMK Labelau Maluku Tenggara Barat (MTB) dan SMK Ututun Maluku Barat Daya (MBD).

Sebelumnya pelaksanaan upacara yang berlangsung di lapangan upacara SUPM Waiheru Ambon, Senin (26/11) bertindak selaku inspektur upacara Kepala SUPM Waiheru Ambon Achmad Jais Ely.

Pantauan di SUPM Waiheru Ambon, usai menghadiri upacara HUT PGRI dan HGN ke-73 dilanjutkan para siswa/siswi melakukan jabat tangan dengan para guru dan staf SUPM yang berlangsung dengan penuh hikmah dan kebersamaan antara satu dengan yang lainnya.

Kepada awak media Ely menandaskan, lewat mumentun HUT PGRI diharapkan guru mampu meningkatkan eksistensi dan profesionalisme sebagai guru profesi yang lebih kuat dan bermartabat, membangun solidaritas dan kesetiakawanan antara sesama guru.
Serta mampu meningkatkan semangatnya untuk lebih berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, khususnya di SUPM Waiheru Ambon sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kualitas dalam menghasilkan alumni yang siap langsung terjun ke dunia usaha sebagai tenaga siap pakai.

Oleh sebab itu, SUPM sudah harus lebih mempersiapkan tenaga pengajar yang lebih handal, sebab dalam kurun wakfu 5-10 tahun kedepan guru SUPM sudah harus siap menerima berbagai tantangan kedepan, demi generasi muda Maluku di sektor perikanan.

"Saya sering katakan ke guru-guru SUPM agar lebih mempersiapkan diri lewat pengembangan kompetensi, bahkan ada guru kita juga sampai ikut kompetensi tingkat internasional," ungkapnya.

Bahkan tantangan berat kedepan yang akan dihadapi SUPM Waiheru setelah mendapat akreditasi oleh lembaga akriditasi dan menerima predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayan Bebas Nepotisme (WBN) yang penghargaanya akan diterima di Hari Anti Korupsi pada tanggal 5 Desember mendatang. "Dengar kabarnya, kemungkinan besar kami juara 2, se KKP dari sisi nilai WBK-WBN," ungkapnya.

Dengan predikat tersebut ini juga yang akan menjadi tantangan bagi guru SUPM untuk lebih mempersiapkan diri menuju era globalisasi dunia pendidikan perikanan. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!