Sekilas Info

Izin Periksa Oknum DPRD Ambon yang Tabrak Tewas Warga sudah Terbit

Salah satu seremoni pelantikan anggota DPRD Kota Ambon sisa jabatan 2014-2019, pada 12 Oktober 2018 lalu.

satumaluku.id- Oknum anggota DPRD Kota Ambon Mulijono Sudrik yang menabrak hingga tewas Silvia Yakleley, warga Skip, Ambon, 11 November 2018 lalu kini boleh diperiksa aparat kepolisian atas kasus tersebut.

Karo Pemerintahan Setda Maluku Jasmono, Senin (26/11/2018), memastikan Gubernur Maluku Said Assagaff telah menandatangani surat izin pemeriksaan Mulijono Sudrik, selaku anggota DPRD Kota Ambon.

“Kami sudah menyerahkan kepada Satuan Lantas Polres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease pada Senin (26/11/2018) pagi,” ujarnya, dilansir Antara.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Fiat Suhada mengemukakan, surat permintaan persetujuan gubernur untuk memeriksa Mulijono disampaikan pada 14 November 2018.

“Jadi kami menunggu jawaban Gubernur, sambil Mulijono setelah ditetapkan sebagai tersangka harus wajib lapor,” katanya.

Seperti diketahui, Selvia Yakleli (25), warga Skip, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tewas ditabrak Mulijono di Jalan Jenderal Sudirman, Tantui pada 11 November 2018, pukul 16.30 WIT.

Kejadian berawal ketika sepeda motor Yamaha Vixion DE 2788 ND yang dikendarai Yeheskiel berboncengan dengan korban dan mobil Honda Mobilio DE 1827 AH yang dikemudikan oleh Mulijono bergerak dari arah Hotel Sea hendak memutar ke under pas menuju Maluku City Mall (MCM).

Saat itu, sepeda motor berada di depan mobil yang dikemudikan Mulijono. Ketika Yeheskiel memutar, ia kehilangan keseimbangan, dan sepeda motornya sempat terhenti di tengah jalan.

Mulijono yang berada di belakang panik. Kakinya tidak menginjak rem, namun gas sehingga mobil yang dikemudikannya menabrak sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan Yeheskiel dari belakang.

Tabrakan yang kuat membuat sepeda motor bersama Yeheskiel dan korban Selvia terseret beberapa meter ke arah jembatan.

Yeheskiel dan Selvia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawa Selvia tidak bisa tertolong akibat luka-luka serius yang dialaminya. (ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!