Sekilas Info

Husen Seknun, Jurnalis Media Lokal Dianiaya Babak Belur di Lena Namrole

satumaluku.id- Pemuda Desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Husein Seknun mendapat penganiayaan dari sejumlah pemuda Desa Lena akibatnya korban babak belur di wajah dan matanya. Seknun kini mendapat perawatan medis di RSUD Namrole.

Diketahui, Husein Seknun adalah seorang jurnalis salah satu media lokal yang kesehariannya melakukan peliputan di Buru Selatan.

Informasi yang dihimpun media ini, Senin (26/11/2018), dari keluarga korban dan beberapa saksi menceritakan bahwa, peristiwa penganiyaan itu terjadi pada pukul 03.00 subuh di desa Lena, Kecamatan Waisama Kabupaten Buru Selatan.

Kronologis kejadian menurut keterangan saksi Zulkarnain Wali yang merupakan rekan korban bahwa, kejadian berawal pada saat korban menghadiri acara Aqikah dan dilanjutkan dengan acara pesta joget di rumah Jufri Ladou (34).

"Sekitar pukul 02.00 WIT, korban bersama rekannya kemudian duduk di kursi sambil menonton acara joget," cerita saksi.

Lanjutnya, pada saat itu korban hendak mengambil Handpone (HP) disaku celananya dan secara tidak sengaja sikut tangan korban mengenai atau menyenggol pantat Andulan Sarfah. "Kemungkinan Andulan Sarfah ini cerita kejadian yang dialaminya kepada suaminya (pelaku) Abdul Ladou," jelasnya.

Pelaku kemudian datang bersama istrinya Andulan Sarfah mendatangi korban dan terjadi perselisihan antara korban dan pelaku.

Selanjutnya dari pihak keamanan desa, Babinsa Kopda Irwan Wali, keluarga dari Andulan Sarfah dan korban melakukan penyelsaian di tempat acara. "Dari hasil penyelesaian antara korban dan keluarga Andulan Sarfah sudah selesai dan aman saat itu juga," ujarnya lagi.

Karena persoalan kesalahpahaman itu sudah diselesaikan, korban bersama saksi hendak kembali ke rumah. "Pada saat korban dalam perjalanan pulang, beberapa pelaku yang merupakan suami dan saudara dari Andulan Sarfah langsung mengeroyok korban," jelasnya.

Dikatakan, akibat dari pemukulan itu korban mengalami luka serius pada bagian mata sebelah kanan. Korban langsung mendapat pertolongan dari Babinsa membawa korban ke Rumah Sakit (RSUD) Namrole. "Sekitar pukul 04.00 WIT korban dibawa dengan menggunakan mobil truk menuju RSUD Namrole, pukul 05.40 tiba di RSUD Namrole selanjutnya mendapatkan peanganan medis.

Akibat kejadian tersebut Seknun mengalami kritis akibat mata sebelah kanan mengalami luka serius (bola mata hampir keluar) dan mengalami luka memar di sekujur tubuh akibat pukulan.

Pihak keluarga korban berharap kepada pihak kepolisian untuk segera memproses para pelaku agar mendapatkan hukuman yang setimpal.

Kapolsek Waisama Iptu Sainudin kepada wartawan menegaskan bahwa, pihaknya akan mengejar para pelaku dan menangkapnya. "Melihat kondisi korban yang dialami, para pelaku harus ditahan," tandas Kapolsek. (BS-01).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!