Sekilas Info

Pejabat DPRD Ambon Mau ke Palestina, Soselisa: Cuma Hambur Uang Rakyat

satumalukuID- Sejumlah pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon yang akan berangkat ke Palestina bersama pejabat Pemkot Ambon, 24 November 2018 mendatang, dinilai sebagai perjalanan dinas yang menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Mereka itu hanya untuk habiskan uang rakyat. Ngapain kesana kalau tidak membawa keuntungan bagi rakyat Kota Ambon. Atau jangan-jangan keterlibatan DPRD hanya untuk menutupi semua rencana perjalanan Pemkot ke Palestina,” ungkap Akademisi UKIM Ambon, Dr Hobath Soselisa. Kepada wartawan di Ambon Rabu (21/11/2018).

Dia berpendapat, tak jadi masalah jika anggaran perjalanan itu menjadi tanggungjawab Pemerintah Palestina yang katanya mengirim undangan. Tetapi jika biaya menjadi tanggungjawab Pemkot Ambon ini harus dipertanyakan.

“Kalaupun itu undangan, seharusnya Walikota saja tidak perlu libatkan pejabat lain apa lagi wakil rakyat, sehingga ini ada keanehan dengan melibatkan beberapa anggota DPRD,” timpalnya.

Soselisa juga bertanya, “Mau belajar apa disana atau dari Palestina ada kontribusi apa untuk bangun Ambon? Apakah kota di Palestina itu merupakan kota terindah di dunia, sehingga Kota Ambon harus pergi belajar disana. Perhatikan dulu masalah keluhan masyarakat di Ambon yang belum tuntas ini.”

Dia menengarai, ada modus lain dibalik keikutsertaan DPRD Kota Ambon ke Palestina. “Kalau DPRD tidak pergi pasti mereka presure Pemkot Ambon, maka itulah ada keterlibatan DPRD.”

Ketua DPRD Kota Ambon, James Matitta, kepada wartawan mengakui rencana keberangkatan DPRD bersama pejabat Pemkot Ambon ke Palestina. Dia mengatakan keberangkatan ini merupakan undangan Walikota Palestina untuk menjalin hubungan kemitraan atau hubungan kerja antara Palestina dengan Kota Ambon.

“Kita DPRD juga diundang. Mungkin dibuka lebih awal kerja sama antar parlemen,” ujarnya.

Menurut dia, kalau berbicara soal hubugan kerjasama berarti ada banyak hak yang dibicarakan. Tetapi intinya itu adalah ada referensi dari Ambon dengan Palestina terkait dengan hubungan keagamaan yang terjadi di Palestina maupun Ambon agar jangan ada mispresepsi tentang kejadian yang terjadi di Palistina. “Ada informasi yang masuk kita bisa menjadikan sebagai bahan untuk sosialisasi, memperkuat persaudaraan di kota Ambon,” timpal Matita.

Saat disinggung soal anggaran yang dipakai untuk keberangkatan ke Palestina ini, kata Matitta, itu urusan Pemkot Ambon, bukan urusan karena di DPRD tidak ada perjalanan ke luar negeri.

Yang pasti, yang akan berangkat dari pihak DPRD adalah Pimpinan dan semua Ketua Fraksi sesuai undangan.

“Bahkan juga Sekwan DPRD. Karena merupakan bagian dari DPRD, karena kalau kita berbicara parlemen berarti didalam itu ada Sekwan. Anggaran itu nantinya ditanya ke Pemkot Ambon,” tukas Matitta. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!