Sekilas Info

Status Lahan Hambat Proyek Revitalisasi Pelabuhan Feri Hunimua

Pelabuhan Feri Hunimua, Liang, Ambon

satumalukuID- Sejak PT ASDP Cabang Ambon masih dipimpin GM Djulianto hingga kini dijabat Edi Hermawan, rencana revitalisasi pengembangan pelabuhan penyeberangan Feri Hunimua yang berlokasi di Negeri Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) masih terhambat karena persoalan status lahan.

Sengketa lahan antara ahli waris yang hingga kini masih menunggu putusan inkrah (inkracht van gewisde) dari Mahkamah Agung (MA) Jakarta yang juga belum kunjung diputuskan.

GM PT ASDP Cabang Ambon Edi Hermawan mengatakan, meskipun proyek pengembangan revitalisasi sedikit terhambat lantaran kepemilikan status tanah, namun proyeknya tetap akan berjalan setelah ada putusan dari MA.

“Ini kan proses tendernya dilaksanakan di kantor pusat, sehingga diharapkan akan dibangun dalam tahun in, memang ada sedikit terjadi kendala di Hunimua yang masih diproses di pengadilan. Tapi pada intinya warga Liang tidak merasa keberatan untuk dibangun pengembangan pelabuhan Hunimua termasuk Waipirit juga,” tandasnya.

Menurutnya. Jika persoalan lahan Hunimua masih belum ada keputusan inkrah dari pengadilan, maka kemungkinan besar yang akan dibangun terlebih dulu adalah pelabuhan feri Waipirit sambil menunggu keputusan pengadilan.

Pihak ASDP telah menitipkan uang pembebasan lahan di pengadilan, sehingga diputuskan siapa yang berhak atas lahan tersebut akan menjadi tanggungjawab pengadilan untuk langsung membayarnya. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!