Sekilas Info

Pelayanan Embarkasi Haji Antara di Ambon Ditunda

satumaluku.id- Rencana sebelumnya di musim haji tahun 2019i, Provinsi Maluku akan dijadikan sebagai embarkasi haji antara, namun dengan belum didukungnya berbagai fasilitas dan prasarana asrama haji yang memadai hingga akhirnya diputuskan untuk ditunda sampai tahun 2020.

Namun demikian, prinsipnya Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh Prof Dr Nazir Ali MAg tetap akan mendukung Maluku dijadikan sebagai embarkasi haji antara. Penundaan pelayanan embarkasi haji antara setelah Dirjen PHU Kemenag RI bersama rombongan melakukan peninjauan langsung di lokasi asrama haji Waiheru, Kamis (15/11).

“Jadi sebenarnya ini bisa dikembangkan potensial untuk menjadi embarkasi antara, tetapi masih banyak yang perlu dilengkapi, masih banyak yang tidak ada ruang penerimaan, ruang keberangkatan, ruang kantornya, sehingga perlu juga disetting kembali aula nya yang juga belum memenuhi standar pelayanan minimal, jadi masih masih banyak yang harus disediakan,” ungkap Dirjen PHU.

Menurutnya, mengingat masih banyak waktu, pihak PHU Kemenag Maluku untuk segera mendesain kembali pengembangan asrama haji transit menjadi asrama haji selanjutnya desain nya dikomunikasikan atau bisa dikirim ke Ditjen PHU Kemenag RI agar bisa melihat kembali sehingga di tahun depan akan mendapat dukungan.

Adanya dukungan embarkasi haji antara dengan sendirinya akan mendapat manfaat besar bagi provinsi setiap tahun, sehingga perlu ada persiapan yang lebih matang menuju terwujudnya embarkasi haji antara seperti yang diharapkan.

Oleh sebab itu melaiui komitmen bersama antara pihak konsultan, kontraktor dan Kanwil Kemenag Maluku yang telah ditandatangani secara bersama, pelaksanaan asrama haji bertaraf hotel bintang tiga dapat terselesai sesuai yang direncanakan di bulan Desember.

Sebelumnya Dirjen PHU berserta rombongan menghadiri rapat evaluasi penyelanggaraan Haji dan Umroh di Hotel Everbright yang dalam kesempatan itu dikatakan, lewat kesempatan yang berharga hadir di Maluku, sekaligus untuk melihat kesiapan Maluku menjadi embarkasi haji antara.

Hal itu dikarenakan tidak ada alasan Ditjen PHU untuk tidak mendukung seluruh wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Maluku yang telah memiliki niat untuk mengembangkan asrama haji transit menjadi antara atau dari antara menjadi embarkasi penuh, sehingga mendukung semua niat itu namun tergantung sejaih mana kesiapan setiap provinsi.

Dimana seperti yang telah disampaikan Menag agar semua syarat minimal dapat memenuhi standar pelayanan minimal yang harus dipenuhi untuk dijadikan sebagai embarkasi haji antara.
Untuk diharapkan agar semua syarat dan ketentuan untuk dijadikan sebagai embarkasi haji antara, dapat dipenuhui sesuai standar yang diinginkan. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!