Sekilas Info

PAHLAWAN TERMUDA

Martha Christina Tiahahu; Perempuan Maluku Ini Diabadikan di Taman Kota Hingga Kapal Perang

satumalukuID - Sejarah perjuangan perempuan kabaresi asal Maluku Martha Christina Tiahahu. sudah tertulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah negara Republik Indonesia.

Penetapan sebagai Pahlawan Nasional pada Tahun 1969, menobatkan Martha Christina Tiahahu sebagai satu-satunya perempuan Indonesia termuda yang berjuang dan gugur melawan Belanda, yakni berusia 17 tahun.

Selain, cerita sejarah perjuangannya yang heroik dan disusul aksi mogok makan hingga meninggal, kepahlawanan Martha Christina Tiahahu telah diabadikan sebagai nama jalan, monumen, taman kota dan kapal perang. Berikut jejak kepahlawanan Martha Christina Tiahahu:

1. Nama Jalan

Nama Jalan Martha Christina Tiahahu, bisa ditemukan di sejumlah kota di Ambon, Kendari, Fak Fak, dan Nabire. Tetapi yang menarik, nama jalan yang mengabadikan kepahlawanan Martha Christina Tiahahu tidak hanya di Indonesia.

Pemerintah Belanda juga mengakui ketokohan perempuan kabaresi yang meninggal 2 Januari 1817 ini. Mereka mengizinkan salah satu nama jalan di Kota Wierden, dengan nama Martha C. Tiahahustraat.

2. Monumen

Pemerintah Provinsi Maluku mengabadikan perjuangan Martha Christina Tiahahu dengan membangun monumennya di kawasan Karang Panjang, Ambon dan di tempat kelahirannya di Abubu, Nusalaut.

Terletak di ketinggian Kota Ambon, membuat monumen yang diresmikan Menteri Sosial HMS Mintaredja pada 7 Januari 1977 itu menjadi destinasi favorit wisatawan. Apalagi dari lokasi patung Marta Christina Tiahahu, akan mendapatkan pemandangan Kota Ambon yang menawan.

3. Taman Kota

Perempuan kabaresi asal Maluku, ini diabadikan sebagai nama salah satu taman kota di Jakarta.

Letak Taman Martha Tiahahu adalah di Jalan Lauser Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepatnya di sekitar lokasi belanja dan terminal Blok. Taman ini merupakan taman kota terluas di Jakarta Selatan dengan luas 20.960 m2.

4. Kapal Perang

Salah satu kapal jenis frigate yang dibeli Indonesia dari Inggris pada kurun waktu 1979 – 1981 diberinama Martha Christina Tiahahu. Kapal perang ini bernomor lambung KRI 331.

Saat ini, KRI Martha Christina Tiahahu sudah dikandangkan. Namun, TNI sedang membuat kapal perusak kawal rudal (PKR) dengan nomor lambung 331. (*)

(Petra Josua)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!