Sekilas Info

3.828 Pencari Kerja di Maluku Tengah Berebut Kuota 309 Calon Pegawai ASN

Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal,SH saat membuka seleksi penerimaan calon pegawai aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Malteng

satumaluku.id- Sebanyak 3.828 pencari kerja yang lolos seleksi administrasi, Senin (5/11/2018), mengikuti pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Maluku Tengah (Malteng). Sementara kuota yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB di Malteng hanya sebanyak 309 orang.

Pelaksanaan seleksi ditandai pemukulan tifa oleh Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, SH di Masohi. Adapun rincian peserta seleksi kategori tenaga guru 2.333 orang, tenaga kesehatan 948 orang, tenaga teknis 547 orang, dan tenaga khusus 2 orang dari daftar honorer kategori dua (K2).

Seleksi pegawai ASN di Masohi dilaksanakan di lokasi ruang komputerisasi SMP Negeri 1 Masohi dan SMA Negeri 1 Masohi, disaksikan oleh tim pemantau pelaksana seleksi BKN RI Jakarta dan Kantor Regional IV BKN Makassar serta Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Malteng.

Bupari Malteng Tuasikal Abua, SH mengatakan, seleksi penerimaan calon pegawai ASN lingkup Pemda Malteng sangat penting karena memenuhi standar atau kualifikasi yang di perlukan oleh Pemda dalam penyelenggaraan pelayanan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Seleksi ASN dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia dengan beberapa tahap yang meliputi; seleksi administratif, kompetensi dasar dan juga kompetensi
bidang.

Pelaksanaan seleksi ASN kata Tuasikal diselenggarakan berdasarkan prinsip yang objektif, transparan, kompetitif, akuntable, bebas KKN dan tidak diskriminatif.

Seleksi calon ASN saat ini menggunakan metode CAT UNBK dimana penyelenggaraannya dilakukan secara online dengan komputer yang tersambung jaringan internet dan langsung ke Server Kementerian PAN-RB maupun BAKN.

“Jadi sistem seperti ini kita tidak bisa rekayasa dan bahkan tidak bisa melakukan tindakan-tindakan di luar kemampuan kita,”ucap bupati.

Tuasikal berharap, para peserta jangan terobsesi dengan adanya calo-calo yang bisa merugikan peserta sendiri. (*)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!