Sekilas Info

Sejarah Mencatat, Api Injili Pesparani Dimulai dari Maluku

Satumaluku.id- Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan sejarah telah mencatat, bahwa dari tanah Maluku, api injil Pesparani Katolik dimulai. Kendati acara Pesparani Katolik Nasional I berakhir pada Kamis malam (1/11), namun semangat budaya orang basudara tidak akan berakhir.

“Semangat kita yang tidak boleh berhenti,”  kata Assagaff saat menyampaikan sambutan pada penutupan Pesparani Katolik Nasional I di Lapangan Merdeka, Ambon.

Menurut Assagaff, kontingen 34 provinsi yang datang ke Kota Ambon, telah mendapat kesan tentang warga Maluku yang manis dengan sikap toleransi beragama yang inklusif dan penuh kasih persaudaraan.

“Dengan ini kita bukan saja menjelaskan kepada  Indonesia mengenai suasana hati orang Maluku, melainkan sedang mendemonstrasikan dengan jujur seluruh situasi hidup orang basudara,” ungkapnya.

Semangat hidup orang basudara telah menjadi sebuah kekuatan besar dalam membangun kohesi antar umat beragama. “Saya bersyukur karena Maluku telah menjadi umat beragama yang cerdas, maka ke depan, saya yakin indonesia akan menjadi rumah bersama yang aman dan tentram,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, dalam sambutan penutupnya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku. Dia menilai Maluku telah menunjukan satu model yang baik di Indonesia dengan mempersatukan semua orang dari segala latar belakang agama, suku dan ras yang berbeda menjadi satu.

Yembise juga mengajak peserta Pesparani untuk menyegarkan kembali komitmen pergerakan dalam mempertahankan dan memperkuat nilai kebangsaan yang dibangun dari generasi sebelumnya untuk membangun bangsa di masa depan. (*)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!