Sekilas Info

Kalimantan Timur Juara Umum Pesparani Katolik Nasional di Ambon

Satumaluku.id- Provinsi Kalimantan Timur meraih gelar Juara Umum dalam perhelatan Pesta Paduan Suara Rohani (Pesparani) Katolik tingkat Nasional ke-1 di Ambon. Kaltim mengalahkan 33 kontingen lain dari  seluruh Indonesia, yang berlaga di ajang tersebut pada 27 Oktober - 1 November 2018.

Total poin yang diperoleh kontingen Pesparani Kaltim mencapai 299 poin. Dengan rincian peraih medali emas mendapat 25 poin, partisipasi dalam setiap mata lomba mendapat 2 poin, tiga peraih champions mendapat tambahan 25 poin.

Sementara secara keseluruhan untuk mata lomba Cerdas Cemat (CC) Anak diraih oleh DKI Jakarta, CC Remaja diraih Kalimantan Timur, Bertutur Kitab Suci oleh Kalimantan Barat, dan Mazmur Anak oleh Kalimantan Timur. Selain itu, Mazmur Remaja oleh DKI Jakarta, Mazmur Dewasa oleh Nusa Tenggara Timur, Paduan Suara (PS) Anak oleh Kalimantan Timur, PS Dewasa Pria berhasil diraih oleh Provinsi Maluku, PS Dewasa Wanita oleh DKI Jakarta, PS Gregorian Anak Remaja oleh Kalimantan Barat, PS Gregorian Dewasa oleh Kalimantan Barat dan PS Dewasa Campuran diraih oleh Jawa Barat.

Penyerahan piala bergilir Pesparani dari Presiden RI diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise mewakili Presiden Joko Widodo pada penutupan Pesparani Nasional I di Lapangan Merdeka, Ambon. Sementara piala tetap juara umum diserahkan oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff. Penutupan Pesparani Katolik Nasional I ditandai dengan pemukulan tifa.

Selain memperoleh piala, peserta juga diberikan dana pembinaan. Juara umum mendapatkan dana pembinaan Rp50 juta, juara kedua Rp45 juta, juara ketiga Rp40 juta, runner up I Rp35 juta, runner up II Rp30 juta dan lainnya masing-masing Rp15 juta.

Terkait dengan itu, Ketua Umum Panitia Pesparani Katolik Nasional I yang juga Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam laporannya mengatakan, semua yang direncanakan dan kerjakan kurang lebih enam hari, dapat berjalan dengan baik atas penyertaan Tuhan sehingga momen bersejarah ini dapat dituntaskan.

"Ini merupakan berkat luar biasa bagi Maluku. Agenda Pesparani dengan 12 mata lomba telah terlaksana dengan baik, kami memberikan apresiasi yang tinggi bagi seluruh peserta yang telah berupaya maksimal menampilkan yang terbaik," ungkap Sahuburua.

Dia juga memaparkan bersamaan dengan pelaksanaan Pesparani Katolik Nasional I, juga telah dilaksanakan pameran Maluku Expo 2018 yang dilaksanakan kurang lebih 5 hari. Jumlah pengunjung event tersebut  per hari tidak kurang dari 2000 orang dan hasil transaksi telah mencapai Rp542.976.500.

”Pelaksanaan musyawarah LP3KN dan seminar nasional juga telah terselenggara dengan baik dengan hasil penetapan provinsi untuk Pesparani ke 2, ada dua Provinsi yang menawarkan diri, yakni DKI dan NTT yang  nantinya diputuskan oleh KWI," ungkapnya. (*)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!