Sekilas Info

Perpustakaan Nasional Dukung Ambon Kota Musik Dunia

Satumaluku.id- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia mendukung upaya Ambon menjadi Kota Musik Dunia.

Dukungan Perpusnas ditandai penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemkot Ambon di Auditorium Soekarman, Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jakarta, pada Senin (29/10). Penandatangan Nota Kesepahaman dilakukan Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, dan Walikota Ambon Richard Louhenapessy. Pada saat tersebut, juga ditandatangani nota kesepahaman antara Pemkot Ambon dengan Museum Musik Indonesia.

Syarif menegaskan Perpusnas sebagai institusi peradaban mendukung langkah pemerintah di pusat dan daerah dalam menjalankan tugasnya. Dalam mewujudkan Ambon sebagai Kota Musik Dunia, Perpusnas siap dijadikan sebagai rujukan.

“Pemerintah berharap industri musik kreatif menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat Kota Ambon dan tentu saja provinsi Maluku, serta seluruh Indonesia. Hal ini sejalan dengan penetapan Presiden RI Joko Widodo tentang ekonomi kreatif yang harus menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” tuturnya.

Syarif Bando juga menjelaskan melalui UU Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, Perpusnas menyimpan karya cetak dan karya rekam dari seluruh Indonesia.

“Perpusnas telah menghimpun dan menyimpan koleksi bahan pustaka di antaranya koleksi musik video dan audio visual. Dokumentasi ini tentunya mendukung berdirinya pusat dokumentasi nasional,” jelas Syarif Bando

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan inisiatif pencanangan Ambon Kota Musik Dunia sudah dilakukan pada 29 Oktober 2016 di Ambon, Maluku. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kota Ambon bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melaksanakan 25 action plan atau rencana strategis.

Menurut Richard, sejak ada sentuhan nilai akademis, persepsi orang Ambon terhadap musik mengalami perubahan. “Musik menjadi sektor yang potensial secara ekonomis,” jelasnya. (*)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!