Sekilas Info

Masyarakat Maluku Diminta Sukseskan Pesparani

Ambon- Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad meminta kepada seluruh masyarakat Maluku mensukseskan Pesparani Katolik pertama yang akan dihelat 27 Oktober sampai 3 November 2018.

Fesal Musaad yakin suksesnya penyelenggaraan MTQ dan Pesparawi di tahun sebelumnya itu menjadi kunci sukses penyelenggaraan Pesparani pada 27 Oktober mendatang.

Pesparani adalah kado terindah toleransi kerukunan hidup antar umat beragama dan kado kedamaian untuk indonesia,” kata Musaad kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Selasa (23/10).

Untuk diketahui, lokasi lomba yang di siapkan panitia berada di kawasan Taman Budaya, Baileo Siwalima, Baileo Oikumene, Aula Xaverius, Katolik Center dan Kristiani Center. Sedangkan untuk seminar akan dilaksanakan di Islamic Center.

“Kita perkirakan untuk persiapan baik lapangan maupun lokasi lomba sudah mencapai 95 persen selesai dikerjakan, dan sisanya sementara dalam proses finishing” ujarnya.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua sebagai Ketua Umum Panitia Pesparani Daerah mengatakan panitia bekerjasama dengan sungguh-sungguh untuk menyukseskan dan memeriahkan Pesparani.

Pada acara pembukaan nantinya panitia akan mendatangkan penyanyi yang terbaik dari Italia, sama halnya dengan Pesparawi.

Selanjutnya mendatangkan 10 Balet dari Surabaya, begitu juga perlengkapan
acara yang didatangkan dari Jakarta, yang digunakan pada saat pembukaan Asian Games.

“Pesparani harus berjalan sukses, sama halnya dengan MTQ nasional pada tahun 2012 dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional tahun 2015,” kata Sahuburua.

Ketua panitia pesparani juga menjelaskan, sukses pesparani sebagai salah satu upaya menjadikan Maluku sebagai laboratorium pembinaan umat beragam di Indonesia, bahkan di dunia.

Sementara itu Kadis Disperindag Provinsi Maluku Elvis Pattiselano memasti-kan, 110 stand pameran dan Maluku Exspo sudah hampir selesai dibangun. “Sekarang sudah proses penyekatan untuk masing-masing
pemilik stand itu untuk 34 provinsi maupun juga kabu-paten/kota dan BUMN dfan BUMD,” jelas Pattiselano.

Ia mengaku, dalam pameran nanti diperkirakan akan di kunjungi sedikitnya 5000 masyarakat yang datang ke Kota Ambon.

“Jumlah itu baru kita hitung peserta lomba sementara masyarakat Kota Ambon pasti jauh lebih banyak dan kita berharap banyak potensi kekayaan alam yang di promosikan dalam pameran nanti,” terang Pattiselanno.

Pembukaan pameran akan berlangsung pada 26 Oktober dan akan dibuka oleh gubernur Maluku Said Assagaff. (mg-03)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!